Hidayatullahjatim.com – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Timur melalui Departemen Organisasi bersilaturahmi ke Kabupaten Nganjuk guna mengawal program pendampingan keanggotaan dan kelembagaan bagi Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Nganjuk. Agenda konsolidasi ini digelar sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi dan harmonisasi peran antara tiga pilar gerakan, yakni struktur DPD, Yayasan, serta Amal Usaha.
Kepala Departemen Organisasi DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Abdullah Basyir, S.E., memimpin langsung agenda pendampingan tersebut. Dalam pengarahannya, beliau menegaskan bahwa kerapian manajerial dan kesatuan langkah antar-entitas organisasi menjadi fondasi utama agar kontribusi dakwah Hidayatullah dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat luas.
Menurut Abdullah Basyir, keberadaan DPD sebagai fungsi pengarah, Yayasan sebagai pilar legal-formal, serta Amal Usaha sebagai garda depan pelayanan publik harus berjalan secara beriringan dan tidak terpisah satu sama lain.
“Kedatangan kami ke DPD Nganjuk adalah bagian dari ikhtiar memastikan bahwa roda organisasi berputar pada poros yang sama. DPD sebagai institusi pengarah, Yayasan sebagai pilar legal-formal, dan Amal Usaha sebagai gerbang pelayanan publik tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Ketika ketiganya berkolaborasi secara linier, daya dobrak dan kebermanfaatan dakwah akan berlipat ganda,” ujar Ustadz Abdullah Basyir di sela-sela forum pendampingan di Nganjuk, Jawa Timur.
Ia menambahkan bahwa keterpaduan tata kelola antara lembaga pengelola dan badan pelaksana merupakan kunci utama untuk menjawab berbagai tantangan keumatan saat ini, khususnya yang bergerak di sektor pendidikan, sosial, maupun ekonomi dakwah.
Langkah taktis yang ditempuh Departemen Organisasi DPW Hidayatullah Jatim ini turut mendapat dukungan penuh dari tingkat wilayah. Ketua DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Drs. Amun Rowie, M.Pd., menilai bahwa upaya konsolidasi yang dilakukan secara berkesinambungan di tingkat daerah merupakan wujud komitmen organisasi dalam menghadirkan sistem tata kelola kelembagaan yang modern, akuntabel, dan berpengaruh.
Penyelarasan Roadmap dan Penguatan Tata Kelola Lembaga
Ustadz Amun Rowie menyampaikan apresiasi atas sinergi yang ditunjukkan oleh seluruh elemen pengurus di Nganjuk, mulai dari jajaran DPD, pengurus Yayasan, hingga para pengelola Amal Usaha.
“Hidayatullah hari ini tidak hanya dituntut hadir di tengah masyarakat, tetapi harus memberi pengaruh positif yang terukur. Sinergi yang solid antara DPD, yayasan, dan amal usaha adalah fondasi kokoh untuk melahirkan program-program unggulan yang melayani umat secara profesional,” ungkap Ustadz Amun Rowie saat memberikan konfirmasi terpisah dari Surabaya, Jawa Timur.
Melalui pendampingan kelembagaan ini, DPD Hidayatullah Nganjuk bersama Yayasan dan pengelola Amal Usaha mampu merumuskan sejumlah roadmap strategis. Rencana kerja tersebut mencakup penyelarasan program kerja tahunan, pembentukan standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan yayasan, hingga program pembinaan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan amal usaha.
Konsolidasi tingkat daerah di Nganjuk ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi DPD Hidayatullah lainnya di wilayah Jawa Timur dalam memperkuat koordinasi internal, menyatukan potensi kelembagaan, serta memperluas jangkauan kebaikan bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Editor: Aminudin
