SURABAYA (hidayatullah.com) – Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran memicu keprihatinan mendalam dari organisasi massa Hidayatullah. Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah secara tegas meminta pemerintah Republik Indonesia untuk tetap teguh pada amanat konstitusi dan berani mengambil sikap di tengah instabilitas geopolitik global.
Sikap pusat ini mendapat dukungan penuh dari daerah. Ketua DPW Hidayatullah Jawa Timur, Amun Rowie, menyatakan bahwa pihaknya sejalan dengan instruksi dan pernyataan sikap yang dikeluarkan oleh pengurus pusat di Jakarta. Menurutnya, tensi militer yang meningkat saat ini telah memperluas ancaman konflik regional dan mengorbankan warga sipil.
“Kami di Jawa Timur mendukung penuh enam poin pernyataan DPP. Ini adalah panggilan kemanusiaan dan bentuk ketaatan pada konstitusi kita yang menolak segala bentuk penjajahan,” ujar Amun Rowie dalam keterangannya, Selasa (3/3).
Dalam pernyataan resminya, Ketua Umum DPP Hidayatullah, K.H. Naspi Arsyad, Lc, mengecam setiap bentuk serangan militer yang mengabaikan hukum internasional. Menurutnya, tindakan unilateral hanya akan mengancam stabilitas perdamaian dunia.
Salah satu poin krusial yang disoroti adalah keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP). Hidayatullah mendorong pemerintah untuk meninjau ulang keikutsertaan dalam forum tersebut jika tidak sejalan dengan prinsip keadilan dan politik luar negeri bebas aktif.
“Jangan sampai berbagai inisiatif politik internasional justru mengesampingkan hak menentukan nasib sendiri bagi bangsa Palestina yang hingga kini masih menghadapi krisis kemanusiaan,” tambah Amun Rowie, senada dengan poin yang ditegaskan Sekjen DPP Hidayatullah, Dr. Nanang Noerpatria.
Selain mendesak kebijakan luar negeri yang tegas, Hidayatullah juga mengajak masyarakat, khususnya di Jawa Timur, untuk bijak bermedia sosial. Hal ini penting untuk menangkal disinformasi digital yang dapat memperkeruh situasi sosial di dalam negeri di tengah memanasnya konflik internasional.
“Pemerintah harus terus berperan aktif menciptakan perdamaian dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sesuai amanat UUD 1945,” pungkasnya
Reporter: Muh Idris
Editor: Aminudin

