Hidayatullahjatim.com – SD Luqman Al Hakim Ngawi menggelar program tahunan Islamic Fun Camp di Bumi Perkemahan Gendingan, Kendal, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Rabu hingga Jumat (14–16/10/2026). Kegiatan luar ruang ini diselenggarakan sebagai sarana pembinaan spiritual, mental, dan fisik bagi seluruh siswa putra dan putri kelas 4, 5, dan 6.
Program ini dirancang guna membentuk karakter santri melalui pembelajaran langsung di alam terbuka. Berbagai kegiatan edukatif disusun untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, keberanian, hingga kerja sama tim di antara para peserta.
Kepala SD Luqman Al Hakim Ngawi, Ustadz Galih Pratama Yoga, S.Sos.I., menyampaikan bahwa agenda tersebut bertujuan mengokohkan fondasi tauhid dan kemandirian siswa sejak dini.
“Melalui tadabur alam, kami berharap para siswa semakin mengenali kebesaran Allah SWT dan meningkatkan keimanannya. Selain itu, kegiatan ini penting untuk melatih kemandirian, kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa saling menyayangi antarteman,” ujar Galih Pratama Yoga di Bumi Perkemahan Gendingan, Ngawi, Rabu (14/10/2026).
Penanggung jawab kegiatan, Ustadzah Nurul, bersama jajaran panitia dan guru pendamping mendampingi para siswa selama tiga hari pelaksanaan. Materi pembinaan berfokus pada enam poin utama, meliputi penguatan keimanan, pembentukan kemandirian, penanaman kedisiplinan, pengembangan kepemimpinan, penguatan ukhuwah Islamiyah, serta pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning).
Islamic Fun Camp sendiri merupakan wujud komitmen sekolah dalam menerapkan Pendidikan Integral Berbasis Tauhid, yakni konsep pendidikan holistic yang menyelaraskan kecerdasan akademis, keteguhan iman, keluhuran adab, dan pengembangan potensi diri.
Apresiasi DPW Hidayatullah Jawa Timur
Pelaksanaan program ini turut mendapat apresiasi positif dari jajaran pengurus wilayah. Ketua Departemen Pendidikan DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Muhammad Solehan, menyampaikan rasa bangga dan dukungannya atas konsistensi SD Luqman Al Hakim Ngawi dalam menyelenggarakan kegiatan pembinaan karakter Islami.
Beliau menilai bahwa interaksi langsung dengan alam menjadi sarana yang sangat efektif untuk menanamkan pemahaman tauhid secara praktis kepada generasi muda. Harapannya, nilai-nilai kebaikan, kemandirian, dan semangat kebersamaan yang diperoleh para siswa selama perkemahan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Dengan mengusung pesan utama “Bertumbuh dalam iman, tangguh dalam kemandirian, dan kuat dalam kebersamaan”, SD Luqman Al Hakim Ngawi berkomitmen untuk terus mencetak generasi penerus yang cerdas, beradab, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Kontributor: Huda
Editor: Aminudin
