LUMAJANG (hidayatullah.com) – Menyongsong bulan suci Ramadhan 1447 H, DPD Hidayatullah Lumajang menggelar kajian Tarhib Ramadhan di Masjid Al-Hikmah, Komplek Kampus Hidayatullah Lumajang, Ahad (15/2). Acara bertajuk “Bersama Ramadhan Kita Bangun Pribadi Berkarakter Religius” ini dihadiri ratusan wali murid dari KB-TK Yaa Bunayya, SD Integral Lukman Al-Hakim, hingga para alumni pesantren.

Hadir sebagai pemateri utama, Ustaz Alimin Mukhtar, Direktur Kampus 1 Ar-Rohmah Putri Malang. Dalam tausiyahnya, beliau memberikan tamsil yang mendalam tentang pentingnya persiapan atau i’dad.
“Bawalah cangkul jika hendak menggarap ladang, bawalah buku ketika hendak belajar ke sekolah, dan bawalah jaring ketika hendak mencari ikan,” ujar Ustaz Alimin mengawali materinya. Pesan ini menekankan bahwa untuk meraih hasil maksimal dalam ibadah Ramadhan, setiap muslim harus memahami betul bekal dan “alat” yang diperlukan.

Beliau juga mengingatkan jamaah agar tidak menjadi “alumni Ramadhan yang celaka”. Mengutip hadis riwayat Tirmidzi, beliau menjelaskan bahwa sungguh merugi seseorang yang mendapati Ramadhan, namun hingga bulan itu berlalu, ia belum juga mendapatkan ampunan dari Allah SWT.
Apresiasi dari Wilayah
Kegiatan ini mendapat sorotan positif dari pengurus tingkat wilayah. Ketua Departemen Dakwah DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ustaz Aep Saepudin, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif DPD Hidayatullah Lumajang dalam mengedukasi jamaah dan wali murid.
“Kami sangat mengapresiasi langkah DPD Lumajang. Tarhib ini bukan sekadar seremoni, tapi fondasi spiritual agar masyarakat masuk ke bulan Ramadhan dengan ilmu. Dengan persiapan yang matang, kita berharap kualitas ketakwaan jamaah di Jawa Timur semakin meningkat,” ungkap Ustaz Aep.
Khidmat dan Kekeluargaan
Suasana acara berlangsung khidmat. Sebelum materi inti dimulai, para hadirin disuguhi penampilan tartilul Qur’an oleh siswa SD Integral Lukman Al-Hakim dan hafalan surat pendek oleh siswa TK Yaa Bunayya. Penampilan para siswa ini menjadi bukti nyata pola pendidikan karakter yang diterapkan di lingkungan Hidayatullah Lumajang.
Acara yang berlangsung hingga menjelang zuhur ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab. Sebagai penutup, suasana keakraban semakin terasa saat panitia bersama Muslimat Hidayatullah (Mushida) menggelar ramah tamah dan makan siang bersama.
Reporter: Qosim
Editor: Aminudin

