Hidayatullahjatim.com – SAR Surabaya menggelar kegiatan pelatihan Gladian Jungle Rescue 2026 di kawasan lereng dan puncak Gunung Penanggungan, Mojokerto, guna meningkatkan kesiapsiagaan serta responsivitas personel dalam penanganan kondisi darurat di medan ekstrem. Kegiatan pembekalan yang dipusatkan di area pegunungan tersebut berlangsung selama lima hari sebagai langkah nyata memperkuat kapasitas para relawan dan petugas penyelamat di wilayah Jawa Timur.
SAR Hidayatullah Jawa Timur turut ambil bagian dalam pelatihan krusial ini dengan mengirimkan anggotanya, Bagus, untuk bergabung bersama para peserta lainnya.
Ketua SAR Hidayatullah Jatim, Ustadz Umar, menyatakan bahwa penugasan anggotanya dalam latihan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan organisasi untuk terus meningkatkan kemampuan (up-skilling) personel agar menjadi penyelamat yang adaptif, tangguh, dan berstandar profesional. Menurutnya, karakteristik geografis Jawa Timur yang didominasi area pegunungan dan hutan menuntut kecakapan teknis yang harus selalu diperbarui.
Pihaknya menyoroti pentingnya pemantapan mental dan fisik bagi para anggota saat menerjunkan mereka ke pelatihan bermedan ekstrem seperti Gunung Penanggungan.
“Pemberangkatan saudara Bagus dalam Gladian Jungle Rescue yang diselenggarakan SAR Surabaya ini bukan sekadar ajang latihan fisik, melainkan kawah candradimuka untuk mempertajam naluri kemanusiaannya. Di medan riil seperti Gunung Penanggungan, fisik, mental, hingga penguasaan navigasi darat diuji secara intensif. Kami ingin memastikan setiap anggota kami yang diterjunkan ke lokasi bencana benar-benar siap dan bisa menjadi tumpuan harapan masyarakat,” ujar Ustadz Umar di Mojokerto, Minggu (27/9/2026).
Selama lima hari masa pelatihan, Bagus beserta seluruh peserta mendapatkan gemblengan materi krusial terkait pencarian dan pertolongan (search and rescue). Fokus kurikulum pelatihan meliputi pemetaan navigasi darat, teknik pencarian korban di hutan rimba (jungle search), manajemen posko lapangan, hingga prosedur evakuasi medis darurat di kelerengan curam (vertical rescue).
Penguatan Kapasitas dan Sinergi Penanggulangan Bencana
Keikutsertaan anggota SAR Hidayatullah Jatim dalam kegiatan yang digagas SAR Surabaya ini sekaligus menegaskan komitmen organisasi untuk terus berada di barisan terdepan dalam setiap aksi kemanusiaan. Selain menggembleng kapasitas internal, partisipasi ini menjadi bentuk sinergi nyata antar pemangku kepentingan penanggulangan bencana di Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Umar juga mengajak seluruh elemen masyarakat serta generasi muda untuk memupuk jiwa kepedulian sosial dan turut mendukung program-program kesiapsiagaan bencana di daerah masing-masing.
“Keselamatan sesama adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui keikutsertaan personel kami dalam pelatihan bersama SAR Surabaya ini, SAR Hidayatullah Jatim siap terus bersinergi dengan seluruh pihak untuk melayani dan melindungi masyarakat kapan pun bencana melanda,” kata Ustadz Umar.
Melalui pemantapan teknis dan fisik di Gunung Penanggungan ini, SAR Hidayatullah Jatim optimistis para personelnya mampu hadir sebagai barisan relawan yang sigap, tanggap, dan berdedikasi tinggi demi menjamin keselamatan masyarakat serta bangsa saat situasi darurat terjadi.
Reporter: Nuzul
Editor: Aminudin
