“Alhamdulillah, Bantuan Datang dari Surabaya”: Kisah Pak Abdul Rohim Rasakan Manfaat Ambulans Gratis Hidayatullah

“Alhamdulillah, Bantuan Datang dari Surabaya”: Kisah Pak Abdul Rohim Rasakan Manfaat Ambulans Gratis Hidayatullah

BANGKALAN (hidayatullah.com) โ€“ Di tengah keterbatasan akses transportasi kesehatan di Dusun Sumur Nangka, Desa Suwaan, seorang warga bernama Bapak Abdul Rohim merasakan langsung besarnya arti kepedulian sesama. Pada Rabu (18/2), rasa cemas keluarga Pak Abdul Rohim terkait mobilisasi kesehatan seketika sirna dengan hadirnya bantuan dari seberang pulau.

Bantuan yang Menembus Jarak

Bagi warga yang tinggal di pelosok Kecamatan Modung, Bangkalan, urusan transportasi medis seringkali menjadi tantangan besar. Namun, siang itu tepat pukul 13.00 WIB, sebuah armada ambulans tampak memasuki pemukiman. Bukan ambulans komersial, melainkan armada Layanan Umat dari Departemen Sosial DPD Hidayatullah Surabaya.

Bagi Pak Abdul Rohim, kehadiran tim medis dan sopir ambulans tersebut lebih dari sekadar tumpangan menuju fasilitas kesehatan. Ini adalah jawaban atas doa keluarga yang membutuhkan penanganan transportasi yang layak, aman, dan tanpa biaya (gratis).


Pengalaman Layanan yang Memanusiakan

Selama proses penjemputan, Pak Abdul Rohim merasakan kesigapan dan keramahan tim yang bertugas. Meskipun tim harus menempuh perjalanan jauh dari Surabaya menuju Madura, pelayanan yang diberikan tetap maksimal.

“Kami berupaya hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, terutama di pelosok. Penjemputan ini adalah bukti bahwa layanan umat tidak boleh terhambat oleh jarak,” ungkap Syaifudin Nawawi, Ketua Depsos DPD Hidayatullah Surabaya, menjelaskan semangat di balik bantuan tersebut.

Dakwah Melalui Kepedulian Nyata

Bantuan yang diterima Pak Abdul Rohim ini menjadi bukti nyata dari “Dakwah Bil Hal” atau dakwah melalui perbuatan. Ketua Depsos DPW Hidayatullah Jawa Timur, Imam Muslim, berharap layanan ini terus menjadi wasilah (perantara) kebaikan bagi warga Madura dan sekitarnya.

Kini, Pak Abdul Rohim dan keluarganya tidak lagi merasa sendirian menghadapi kesulitan kesehatan. Layanan ambulans yang bersiaga 24 jam ini telah membuktikan bahwa di balik jeruji jarak geografis, masih ada tangan-tangan yang siap membantu dengan tulus.

Reporter: Nuzul

Editor: Aminudin

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *