NGAWI (hidayatullahjatim.com) – Berbagai ujian kehidupan kerap menyapa manusia, namun kesabaran dan keteguhan iman menjadi kunci utama untuk menang menghadapinya. Semangat inilah yang mengemuka dalam agenda rutin Kajian Ahad Pagi yang diselenggarakan oleh Kampus 1 Hidayatullah Ngawi pada Ahad, 16 Agustus 2026.
Berempat di Masjid Ash-Shohabah, kegiatan spiritual ini menghadirkan Ustadz Ishom At Thamimi sebagai narasumber utama dengan mengusung tema “Teladan dari Kisah Nabi Yusuf AS”. Acara dihadiri oleh puluhan peserta yang terdiri dari para kader Hidayatullah Ngawi serta jamaah umum yang tampak antusias menyimak setiap pesan hikmah yang disampaikan.

Dalam pemaparannya, Ustadz Ishom At Thamimi menekankan bahwa kisah Nabi Yusuf AS bukan sekadar narasi sejarah masa lalu, melainkan petunjuk hidup yang sangat relevan dengan dinamika era modern. Beliau merinci beberapa poin penting yang patut dijadikan bekal kehidupan:
-
Kesabaran dan Keteguhan Iman: Menghadapi ujian kehidupan serta tekanan kondisi dengan tetap memegang teguh keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
-
Menjaga Kehormatan Diri: Mengendalikan diri dari berbagai godaan dan kemaksiatan dalam situasi apa pun.
-
Keyakinan pada Takdir Allah: Meyakini sepenuh hati bahwa Allah SWT senantiasa menyiapkan rencana terbaik di balik setiap cobaan.
-
Kemuliaan Hati dan Pemaaf: Mengambil pelajaran dari ketulusan Nabi Yusuf AS yang memaafkan saudara-saudaranya tanpa rasa dendam.
-
Amanah dan Ikhlas: Menjadikan nilai kesabaran, keikhlasan, keteguhan, dan sifat amanah sebagai benteng utama dalam beraktivitas sehari-hari.
Kesan mendalam dirasakan oleh para peserta. Kajian ini dinilai sukses memberikan motivasi serta penguatan spiritual bahwa pertolongan Allah SWT akan selalu hadir bagi hamba-Nya yang bersabar dan bertakwa.
Secara terpisah, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Amun Rowie, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi penyelenggaraan kegiatan dakwah ini. Beliau menegaskan pentingnya menjadikan forum ilmiah seperti Kajian Ahad Pagi sebagai sarana pembinaan karakter dan perekat silaturahmi kader maupun masyarakat luas.
Melalui momentum ini, keluarga besar Hidayatullah Ngawi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kajian ini menjadi wasilah dalam memperkuat iman, memperbaiki akhlak, serta menumbuhkan semangat istiqamah dalam menebar kebaikan.
