SURABAYA (hidayatullahjatim.com) — Majelis Murabbi Wilayah (MMW) Hidayatullah Jawa Timur terus mematangkan kualitas kader penceramah dan pembina umatnya. Melalui agenda Upgrading Murabbi Wustha, forum pembekalan berkala ini digelar untuk memperdalam wawasan keislaman, metodologi dakwah, hingga merespons dinamika hukum Islam modern.
Langkah ini diambil agar bimbingan keumatan yang disampaikan para kader tetap relevan dan solutif di tengah tantangan zaman.
Rangkaian pembekalan menghadirkan materi komprehensif dari para pakar metodologi dakwah. Fokus utamanya mencakup pendalaman tafsir, penataan kurikulum, hingga pembedahan isu-isu fikih kekinian.
Rincian Sesi Pembekalan Upgrading Murabbi Wustha
-
Tafsir As-Sa’di (QS Al-Fiil) — Ust. Abdul Kholiq
Fokus pada penafsiran klasik berbasis kitab Taisirul Karimir Rahman karya Syaikh As-Sa’di. Mengulas pesan ketauhidan dan kekuasaan mutlak Allah SWT dalam melindungi Ka’bah, sekaligus menanamkan nilai bahwa tipu daya sehebat apa pun akan runtuh di hadapan ketetapan-Nya.
-
Tafsir Modern (QS Al-Fiil) — Ust. Alimin Mukhtar
Menyajikan pembacaan kontekstual Surah Al-Fiil di era kontemporer. Membedah relevansi narasi keangkuhan kekuasaan dan teknologi perang masa lalu dengan tantangan kezaliman modern, guna merasionalkan pesan Al-Qur’an menjadi narasi dakwah yang solutif.
-
60 Jadwal Bayani — Ust. Hanifullah Hanan
Membedah struktur kurikulum dan metodologi penyampaian dakwah secara sistematis (bayan). Uraian mencakup alur bimbingan dan peta materi pengajaran (manhaj) agar pembinaan jamaah berjalan terukur dan konsisten.
-
Fiqh Kontemporer — Ust. Abdul Kholiq
Membahas hukum Islam terkait isu kekinian, mulai dari muamalah digital hingga etika sosial baru. Sesi ini membekali murabbi dengan landasan fikih yang inklusif namun tetap berpegang teguh pada syariat.
-
Evaluasi & Rencana Tindak Lanjut — Ust. Abdullah Ridho A
Sesi penutup untuk mengukur mutu pemahaman peserta, menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) pembinaan daerah, serta menyelaraskan visi gerakan dakwah Hidayatullah Jawa Timur.
Memangku peran sebagai pengawal spiritual dan penyusun standar pembinaan, MMW Hidayatullah Jawa Timur menaruh harapan besar agar para kader hadir membawa pemikiran yang santun, beradab, dan menyejukkan masyarakat.
