BANGKALAN (hidayatullahjatim.com) – Komitmen untuk mencetak kader dan santri yang berilmu serta bertaqwa terus dirawat oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Bangkalan. Salah satu langkah konkretnya adalah dengan konsisten menggelar Kajian Rutin Selasa Shubuh yang membedah Kitab Riyadus Sholihin secara mendalam.
Kajian yang berlangsung dengan khidmat di kompleks pesantren tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPD Hidayatullah Bangkalan, Ustadz Damanhuri. Menurutnya, memilih waktu selepas subuh merupakan ikhtiar terbaik untuk menyerap ilmu syar’i secara optimal.
“Alhamdulillah, kajian ini berjalan istiqomah. Menuntut ilmu di waktu subuh memiliki keberkahan tersendiri. Kami berharap setiap ayat yang dipelajari, nasihat yang didengar, serta catatan ilmu yang ditulis oleh para santri bisa menjadi cahaya penuntun kehidupan sekaligus pendongkrak iman,” ujar Ustadz Damanhuri.
Beliau juga mengingatkan pentingnya meluruskan niat dalam belajar, menyitir hadits riwayat Muslim bahwa siapapun yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah SWT akan memudahkan jalannya menuju surga.
Apresiasi dari Wilayah
Konsistensi pembinaan rohani yang digawangi oleh DPD Hidayatullah Bangkalan ini mendapat atensi positif dari tingkat wilayah. Ketua Departemen Dakwah Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Aep Saepudin, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya program ini.
“Kami di DPW sangat mengapresiasi langkah konkret yang dilakukan Ustadz Damanhuri beserta jajaran pengurus di Bangkalan. Menghidupkan waktu subuh dengan kajian kitab legendaris seperti Riyadus Sholihin adalah pondasi penting dalam penguatan karakter spiritual kader dan santri,” ungkap Ustadz Aep Saepudin saat dihubungi terpisah.
Ustadz Aep menambahkan, model pembinaan rutin dan terstruktur seperti ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain di Jawa Timur dalam mencetak generasi muttaqin.
Reporter: Risal
Editor: Aminudin
