Gelar Majelis Murobi Rayon, Hidayatullah Madiun Perkokoh Pondasi Ideologi Kader Melalui Kajian Tafsir As-Sa’di

Gelar Majelis Murobi Rayon, Hidayatullah Madiun Perkokoh Pondasi Ideologi Kader Melalui Kajian Tafsir As-Sa’di

MADIUN (hidayatullahjatim.com) – Pengurus Rayon Hidayatullah Madiun sukses menggelar sesi ketiga Majelis Murobi yang berfokus pada pendalaman ideologi dan keilmuan kader. Bertempat di pusat kegiatan rayon, agenda rutin ini menghadirkan Ustaz Hamzah FQ., Lc. sebagai pemateri utama untuk membedah kitab Tafsir Al-Qur’an As-Sa’di.

Perwakilan Pengurus Rayon Hidayatullah Madiun, Aziz, menyampaikan bahwa gelaran majelis ilmu ini merupakan komitmen berkelanjutan organisasi dalam menjaga kualitas ruhiyah dan pemahaman keagamaan para kader di tingkat akar rumput.

“Melalui Majelis Murobi ini, kami ingin memastikan setiap kader memiliki landasan berfikir yang kokoh. Pada sesi ketiga ini, pembahasan sengaja difokuskan untuk menguliti secara mendalam makna hakiki dari tarbiyah (pendidikan Islam) berdasarkan Tafsir Al-Qur’an As-Sa’di,” ujar Aziz dalam keterangannya.

Dalam paparannya, Ustaz Hamzah FQ., Lc. menguraikan bahwa tarbiyah bukan sekadar proses transfer ilmu pengetahuan (ta’lim), melainkan sebuah proses panjang pembentukan karakter, mentalitas, dan spiritualitas yang bersumber dari nilai-nilai Al-Qur’an. Pemahaman yang komprehensif mengenai tarbiyah ini dinilai krusial agar para murobi (pembina) memiliki visi yang jelas dalam membimbing umat.

Apresiasi dari Wilayah

Keberlanjutan program kaderisasi di Kota Pendekar ini memantik apresiasi positif dari jajaran pengurus tingkat wilayah. Ketua Departemen Perkaderan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Timur, Abdullah Ridho, memberikan acungan jempol atas konsistensi Pengurus Rayon Madiun.

Menurut Abdullah Ridho, penguatan konsep tarbiyah melalui kitab-kitab tafsir standar merupakan langkah strategis untuk melahirkan kader-kader yang visioner dan militan.

  • Konsistensi Kaderisasi: Madiun dinilai berhasil menjaga ritme pembinaan kader secara terstruktur.

  • Mutu Materi: Pemilihan Tafsir As-Sa’di memberikan bobot ilmiah yang kuat bagi pemahaman keislaman kader.

  • Dampak Sektoral: Penguatan di tingkat rayon akan menjadi pilar utama pengokohan organisasi di Jawa Timur.

“Kami sangat mengapresiasi langkah maju yang konsisten dilakukan oleh Pengurus Rayon Hidayatullah Madiun. Membedah makna tarbiyah langsung dari sumber tafsir yang sahih akan membentuk standardisasi kaderisasi yang mutakhir dan berkualitas. Ini patut dicontoh oleh rayon-rayon lain di Jawa Timur,” tegas Abdullah Ridho.

Melalui kegiatan ini, Hidayatullah Madiun berharap nilai-nilai yang digali dari Tafsir As-Sa’di dapat langsung diimplementasikan oleh para kader dalam program dakwah dan sosial di tengah masyarakat.

Reporter: Ramadhan

Editor: Aminudin

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *