Wabup Sumenep Hadiri MUSDA Hidayatullah Rayon Madura, Siap Kawal Program

Wabup Sumenep Hadiri MUSDA Hidayatullah Rayon Madura, Siap Kawal Program

SUMENEP, (hidayatullahjatim.com) – Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim, S.H., M.H., menghadiri Musyawarah Daerah (MUSDA) DPD Hidayatullah Rayon Madura pada Sabtu (3/1/2026). Dalam kesempatan itu, Imam Hasyim menyatakan siap mengawal program-program Hidayatullah agar dapat berjalan dan memberi manfaat bagi masyarakat.

MUSDA DPD Hidayatullah Rayon Madura yang meliputi Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep tersebut diikuti sekitar 50 peserta dari unsur pengurus dan kader. Forum ini digelar sebagai ruang evaluasi sekaligus penataan arah gerakan dakwah ke depan.

Dalam sambutannya, Imam Hasyim mengapresiasi kiprah Hidayatullah yang dinilainya memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan.

“Hidayatullah adalah lembaga yang luar biasa. Kami berharap dapat bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk ormas Islam seperti NU dan lainnya. Silakan Hidayatullah menyusun proposal program, insyaallah akan kami kawal hingga berhasil,” ujar Imam Hasyim.

Menurutnya, dakwah dan pembangunan daerah bukan dua jalan yang terpisah. Keduanya dapat dipertemukan dalam kerja kolaboratif yang terarah selama dibangun di atas kepercayaan dan komitmen bersama.

Sementara itu, Ketua DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ust Drs Amun Rowie, M.Pd., yang hadir memberikan arahan, menegaskan bahwa tantangan dakwah saat ini semakin kompleks. Karena itu, ia mendorong seluruh struktur organisasi untuk berbenah dan memperkuat profesionalisme.

“Tantangan dakwah semakin kompleks, maka Hidayatullah sudah harus berbenah. MUSDA tidak boleh sekadar seremoni, tetapi harus menjadi titik awal motivasi dan penggerak agar organisasi bergerak lebih maju,” tegas Amun Rowie.

Ia menambahkan, DPW Hidayatullah Jawa Timur memberi perhatian dan dukungan terhadap penguatan DPD agar gerakan dakwah tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan diterjemahkan menjadi program yang terukur dan berkelanjutan.

Selain agenda musyawarah, kegiatan juga dirangkaikan dengan bakti sosial berupa penyaluran paket sembako kepada 10 anak yatim. Program tersebut menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus penegasan bahwa dakwah tidak hanya hadir dalam forum, tetapi juga dalam aksi nyata yang menyentuh masyarakat.

Di sela-sela persidangan, suasana sempat mencair saat terjadi balas pantun antara Ketua DPD sebelumnya dengan Wakil Bupati Sumenep. Momen itu disambut senyum dan tawa peserta, namun jalannya musyawarah tetap berlangsung khidmat dan tertib.

MUSDA ini menegaskan komitmen Hidayatullah Rayon Madura untuk memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas ruang kolaborasi, serta mendorong lahirnya program kerja yang lebih konkret di tengah perubahan sosial yang cepat.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *