Kajian Jumat Pagi: Ust. Abdurrahman Tekankan Pentingnya Menjaga Kehalalan sebagai Prinsip Iman

Kajian Jumat Pagi: Ust. Abdurrahman Tekankan Pentingnya Menjaga Kehalalan sebagai Prinsip Iman

hidayatullahjatim.com — Dalam kajian rutin Jumat pagi (21/11) yang diselenggarakan di Masjid Aqshal Madinah Kampus Pesantren Hidayatullah Surabaya, Ust. Abdurrahman selaku Murobbi Jawa Timur menyampaikan tafsir Surah Al-An‘am ayat 150. Kajian ini mengangkat tema penting terkait sikap seorang Muslim dalam memegang prinsip halal-haram dan menjaga kemurnian ajaran agama.

Pada kesempatan tersebut, Ust. Abdurrahman menjelaskan bahwa ayat ini turun sebagai respon terhadap perilaku kaum musyrikin Quraisy yang berani mengharamkan beberapa jenis hewan dan praktik tertentu tanpa dasar wahyu. Mereka membuat aturan agama berdasarkan tradisi dan hawa nafsu, kemudian mengklaim bahwa hukum tersebut berasal dari Allah.

“Surah Al-An‘am ayat 150 merupakan teguran keras dari Allah kepada orang-orang kafir yang menetapkan halal dan haram tanpa bukti,” ujar beliau. “Allah menantang mereka untuk mendatangkan saksi atas klaim tersebut, sebagai bentuk penegasan bahwa tidak ada yang berhak membuat hukum kecuali Allah.”

Ust. Abdurrahman menegaskan bahwa ayat ini juga memberikan pesan jelas kepada umat Islam agar berhati-hati terhadap sumber halal-haram. Seorang Muslim, menurut beliau, wajib memastikan kehalalan makanan, minuman, dan berbagai produk yang dikonsumsi atau digunakan sehari-hari.

“Halal bukan hanya label,” lanjut beliau, “tetapi merupakan bagian dari ketaatan dan jalan menuju keberkahan hidup. Kehalalan memberikan dampak langsung terhadap kejernihan hati, kekuatan iman, dan kualitas ibadah.”

Dalam kajian tersebut juga dijelaskan bahwa Allah melarang Nabi Muhammad ﷺ untuk mengikuti kesaksian kaum kafir atau membenarkan klaim mereka mengenai hukum syariat. Ayat ini mengajarkan agar umat Islam tidak mengikuti pendapat yang tidak bersandar pada wahyu, serta menjauhi sikap mendukung kesaksian yang batil.

Pada akhir penyampaian, Ust. Abdurrahman mengingatkan bahwa menjaga kehalalan merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga ketakwaan. “Seorang mukmin tidak hanya menjaga ibadahnya,” tuturnya, “tetapi juga menjaga apa yang masuk ke tubuhnya. Dari kehalalan itulah lahir keberkahan dan keteguhan iman.”

Kajian rutin Jumat pagi ini kembali menjadi ruang pembinaan yang menguatkan pemahaman jamaah mengenai prinsip-prinsip dasar ajaran Islam, khususnya dalam hal menjaga kehalalan dan bersikap tegas terhadap kebenaran wahyu.

(IbnAmmar)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *