SURABAYA (hidayatullah.com) – Guna memantapkan langkah dan menyelaraskan visi dakwah di wilayah Jawa Timur, seluruh jajaran pengurus Darul Hijrah se-Jawa Timur berkumpul dalam agenda Koordinasi Wilayah di Darul Hijrah 01 Surabaya. Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Ketua Pembina Darul Hijrah, Ustadz Abdurrahman.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum krusial bagi para pengelola pesantren dan lembaga dakwah di bawah naungan Darul Hijrah untuk melakukan evaluasi sekaligus mematangkan program kerja tahunan. Ustaz Abdurrahman dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga militansi serta profesionalitas dalam mengelola amanah umat.
“Koordinasi ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan upaya kita untuk merapatkan barisan agar dampak manfaat yang dirasakan masyarakat semakin luas dan terukur,” ujar Ustaz Abdurrahman di hadapan para peserta.
Apresiasi dari DPW Hidayatullah Jatim
Langkah progresif ini mendapat sorotan positif dari jajaran wilayah. Ketua Departemen Sosial DPW Hidayatullah Jawa Timur, Imam Muslim menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi Darul Hijrah dalam menjalankan fungsi sosial dan pendidikan secara terintegrasi.
“Kami sangat mengapresiasi gerak cepat dan koordinasi yang dilakukan Darul Hijrah Surabaya beserta seluruh cabang di Jawa Timur. Sinergi seperti ini adalah kunci untuk memastikan program-program sosial kita tepat sasaran dan memberikan solusi nyata bagi problematika umat,” tutur Imam Muslim.

Fokus pada Pengembangan Kualitas
Sebagai tuan rumah, Pengurus Darul Hijrah Surabaya menyatakan kesiapannya untuk menjadi motor penggerak bagi cabang-cabang lainnya. Fokus utama ke depan meliputi:
-
Peningkatan standarisasi layanan pendidikan tahfiz.
-
Penguatan kemandirian ekonomi lembaga.
-
Perluasan jangkauan program sosial di pelosok Jawa Timur.
Melalui koordinasi ini, diharapkan seluruh unit Darul Hijrah di Jawa Timur memiliki gerak langkah yang seirama, kuat secara manajemen, dan tetap terjaga ruh keikhlasannya dalam berkhidmat.
Reporter: Ahmad Fauzi
Editor: Aminudin

