BONDOWOSO (hidayatullah.com) โ Guna menyongsong program kerja jangka menengah, Pengurus Daerah (PD) Muslimat Hidayatullah (Mushida) Bondowoso menggelar agenda penting di akhir pekan ini. Bertempat di aula pertemuan, Mushida resmi melaksanakan Sosialisasi Struktur Kepengurusan periode 2026-2030 sekaligus silaturahmi akbar seluruh anggota se-Kabupaten Bondowoso, Sabtu (14/2).
Acara yang berlangsung khidmat ini mengusung tema strategis: “Meneguhkan Peran Muslimah dalam Membangun Ketahanan Keluarga Indonesia Emas”. Agenda ini menjadi tonggak awal bagi para pengurus baru untuk menjalankan amanah organisasi empat tahun ke depan.

Amanah untuk Indonesia Emas
Ketua DPD Hidayatullah Bondowoso, Kholiful Maksum, yang hadir memberikan sambutan menekankan bahwa struktur kepengurusan yang baru bukan sekadar formalitas administratif. Menurutnya, ada beban moral untuk memastikan peran muslimah di Bondowoso semakin nyata.
“Struktur baru ini adalah energi baru. Kita ingin Mushida menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan keluarga. Sebab, keluarga adalah unit terkecil negara. Jika keluarganya kuat dan beradab, maka cita-cita Indonesia Emas bukan sekadar slogan,” ujar Kholiful Maksum dalam arahannya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara DPD Hidayatullah dan Mushida harus semakin erat untuk menjalankan program-program dakwah dan sosial di tengah masyarakat Bondowoso.
Apresiasi dari Wilayah
Secara terpisah, langkah cepat PD Mushida Bondowoso dalam melakukan konsolidasi organisasi ini mendapat apresiasi positif dari tingkat wilayah. Ketua DPW Hidayatullah Jawa Timur, Amun Rowie, memberikan catatan khusus atas terlaksananya kegiatan ini.
“Kami sangat mengapresiasi gerak cepat dan kekompakan rekan-rekan di Bondowoso. Penataan struktur yang rapi adalah kunci keberhasilan organisasi,” ungkap Amun Rowie. Beliau berharap, pasca sosialisasi ini, seluruh anggota Mushida Bondowoso langsung terjun ke lapangan dengan program-program yang menyentuh kebutuhan ibu dan anak.
Reporter: Rijal Muttaqien
Editor: Aminudin

