SURABAYA (hidayatullah.com) โ Seluruh bendahara Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah se-Jawa Timur tampak sibuk di depan layar laptop masing-masing, Selasa (17/2). Bertempat di Kantor DPW Hidayatullah Jatim di Surabaya, para pengelola kas tingkat daerah tersebut tengah menyeriusi agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Kebendaharaan demi mewujudkan tertib administrasi yang lebih modern.
Sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, para peserta menyimak dengan saksama pemaparan dari Bendahara Umum II DPP Hidayatullah, Firmanza. Bagi para bendahara daerah, kehadiran narasumber langsung dari pusat ini menjadi momentum penting untuk meng-upgrade kapasitas, terutama dalam memahami regulasi terbaru dan standarisasi pelaporan keuangan organisasi.

Bimtek kali ini memang menuntut para peserta untuk tidak sekadar duduk dan mendengarkan. Mereka diwajibkan membawa peranti laptop untuk mempraktikkan langsung sistem kebendaharaan terintegrasi yang digagas oleh pengurus pusat. Melalui praktik langsung tersebut, para peserta diharapkan dapat meminimalisir kesalahan input manual yang kerap terjadi, sekaligus mempercepat proses pelaporan berjenjang.
Antusiasme merespons sistem baru ini salah satunya diungkapkan oleh Bendahara DPD Hidayatullah Ngawi, Galih Pratama Yoga. Menurutnya, praktik langsung menggunakan sistem digital ini menjadi jawaban atas kendala administratif di daerah.
“Selama ini proses rekapitulasi manual sering kali menyita banyak waktu dan rawan keliru. Adanya standarisasi digital dari pusat ini bikin kerja kami di daerah jauh lebih ringkas, cepat, dan akurat. Pulang dari sini, kami siap langsung tancap gas menerapkannya,” ungkap Galih penuh semangat.
Semangat para peserta di daerah ini sejalan dengan target dari pengurus pusat. “Ketertiban administrasi adalah cermin dari kesehatan organisasi. Dengan sistem yang seragam, gerak dakwah kita akan semakin solid dan terukur,” pesan Firmanza di sela-sela mendampingi peserta.
Langkah para bendahara DPD untuk bertransformasi ke arah digital ini juga mendapat dukungan penuh dari tuan rumah. Bendahara DPW Hidayatullah Jatim, Muhammad Ali, menilai kesediaan pengurus pusat untuk turun gunung memberikan bimbingan langsung merupakan privilese bagi para kader di Jatim.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ustad Firmanza. Ilmu dan arahan beliau sangat fundamental bagi kami di wilayah dan teman-teman di daerah untuk memastikan tata kelola keuangan tetap transparan dan akuntabel,” terang Ali.
Ke depan, Ali berharap Bimtek ini tidak hanya berhenti sebagai rutinitas. Sepulang dari Surabaya, para bendahara DPD seperti Galih dan kawan-kawan ditargetkan mampu langsung mengaplikasikan ilmu tersebut guna menunjang kelancaran program keumatan di daerahnya masing-masing.
Reporter: Katon
Editor: Aminudin

