Situbondo (hidayatullahjatim.com) – Mengisi bulan suci Ramadhan dengan kegiatan positif, SMP Integral Luqman Al Hakim menggelar acara “Pondok Ramadhan” dengan konsep yang segar. Mengusung tema “I Am Proud to be a Muslim”, acara ini menghadirkan Talk Show dan Sharing Session yang edukatif bagi para siswa.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (11/3/2026) di lingkungan sekolah ini menghadirkan Ansori Ahmad, seorang Trainer Remaja ternama dari Malang Raya. Dalam sesi tersebut, Ansori menekankan pentingnya peran pemuda muslim di era modern, mulai dari aspek journaling, penguatan moral, hingga jati diri sebagai remaja muslim.
Pengurus DPD Hidayatullah Situbondo, Mustaji, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bangga dengan identitas keislamannya.
“Kami ingin para santri dan siswa memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Melalui tangan dingin Ustadz Ansori Ahmad, kami berharap materi seperti manajemen diri lewat journaling dan penguatan moral bisa menjadi bekal nyata bagi mereka,” ujar Mustaji saat memberikan keterangan.
Apresiasi dari Wilayah
Kegiatan inovatif ini pun mendapat sorotan positif dari pengurus wilayah. Ketua Departemen Pendidikan DPW Hidayatullah Jawa Timur, Muhammad Solehan, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang dilakukan oleh tim di Situbondo.
Menurut Solehan, model pembelajaran melalui talk show dan sesi berbagi (sharing session) jauh lebih efektif bagi psikologi remaja saat ini dibandingkan metode ceramah satu arah.
“Kami sangat mengapresiasi langkah DPD Hidayatullah Situbondo dan SMP Integral Luqman Al Hakim. Menghadirkan expert di bidang remaja adalah strategi tepat untuk menyentuh hati para siswa. Ini adalah langkah nyata dalam mewujudkan pendidikan integral yang mencerahkan,” tutur Muhammad Solehan.
Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini diikuti dengan antusias oleh puluhan siswa. Selain mendengarkan paparan materi, para siswa juga diajak berdialog interaktif mengenai tantangan menjadi remaja di era digital dan bagaimana menjaga marwah sebagai seorang muslim yang progresif.
Reporter: Afrizal Perdana Kusuma
Editor: Aminudin

