BOJONEGORO (hidayatullahjatim.com) — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Bojonegoro menggelar agenda rutin Pembinaan Kader Halaqah Wustho bertempat di Kampus 1 Hidayatullah Bojonegoro, Rabu (26/8/2026). Pembinaan yang diikuti oleh para kader dan pengurus daerah ini menghadirkan Murabbi Ustaz Abdullah Ridho A. sebagai narasumber utama dengan mengusung materi “Makna Jihad”.
Dalam pemaaparannya, Ustaz Abdullah Ridho menegaskan bahwa pemahaman mengenai jihad harus diluruskan dan didudukkan sesuai dengan porsi syariat Islam yang kaffah. Jihad tidak boleh dipersempit hanya pada pemaknaan konflik fisik, melainkan mencakup kesungguhan dalam menegakkan nilai-nilai kebaikan, mencerdaskan kehidupan umat, serta membangun peradaban Islam yang ramah dan berkeadaban.
“Jihad dalam bingkai dakwah Hidayatullah adalah kesungguhan (juhd) untuk melawan rasa malas, memperbaiki kualitas diri, mendidik generasi muda, dan mengabdi tanpa henti untuk kemaslahatan masyarakat,” ujar Ustaz Abdullah Ridho di hadapan para peserta halaqah.
Kegiatan Halaqah Wustho ini diselenggarakan sebagai sarana untuk memperteguh komitmen spritual, mempererat tali ukhuwah islamiyah, dan menyelaraskan visi dakwah antar-kader di Bojonegoro. Melalui pemahaman jihad yang komprehensif, para kader diharapkan mampu menjadi pelopor kebaikan dan agen perubahan positif di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
DPD Hidayatullah Bojonegoro mengimbau dan mengajak seluruh lapisan umat Islam untuk terus ber-musahabah, memperdalam ilmu agama, serta menyalurkan energi positif melalui aksi nyata pembinaan masyarakat. Ke depan, agenda Halaqah Wustho akan terus digalakkan secara berkala guna melahirkan kader-kader yang tangguh secara spiritual dan kontributif secara sosial.
Editor: Aminudin
