JEMBER (hidayatullahjatim.com) – Menjelang gelaran Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Pemuda Hidayatullah (Pemhida) Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 berpusat di Kampus Hidayatullah Jember, jajaran pengurus di tingkat daerah diminta bersatu padu. Seluruh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah se-Jatim diseru memberikan dukungan total, baik secara moril maupun fasilitasi operasional, demi suksesnya agenda strategis organisasi kepemudaan tersebut.
Seruan tegas itu disampaikan langsung oleh Ketua Departemen Organisasi DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Abdullah Basyir. Ia menekankan bahwa Pemuda Hidayatullah bukan sekadar organisasi pendukung, melainkan tumpuan utama keberlanjutan dakwah di masa mendatang.
“Pemuda adalah aset vital sekaligus suksesor pimpinan organisasi ke depan. Suksesnya Rakerwil Pemhida di Jember pada 31 Juli hingga 2 Agustus nanti akan menjadi barometer kesiapan mereka melanjutkan estafet perjuangan,” tegas Ustadz Abdullah Basyir.
Peran Kunci Pemuda: Dari Inovasi Dakwah hingga Ketahanan Organisasi
Menghadapi era digital dan pergeseran demografi, peran Pemuda Hidayatullah dipandang kian krusial. Pemuda tidak hanya dituntut aktif secara administratif, tetapi juga harus menjadi garda terdepan dalam merespons dinamika sosial-keagamaan di tengah masyarakat.
Di antaranya:
-
Garda Terdepan Digitalisasi Dakwah: Memperluas jangkauan dakwah Islam ramah dan solutif melalui media sosial serta konten-konten kreatif.
-
Motor Penggerak Ekonomi Kreatif: Membuka jalan kemandirian ekonomi organisasi berbasis kepemudaan dan kewirausahaan sosial.
-
Laboratorium Kepemimpinan: Menyiapkan kader-kader yang matang secara keilmuan, kepemimpinan, dan ketahanan mental sebelum memegang tampuk pimpinan struktur organisasi.
Pesan Khusus Ketua DPW Jatim: Kolaborasi Senior dan Junior
Senada dengan seruan tersebut, Ketua DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ustadz Amun Rowie, memberikan penguatan dan nasihat mendalam kepada seluruh jajaran struktur, baik senior di DPD maupun para kader pemuda.
Kepada jajaran pengurus DPD se-Jatim, Ustadz Amun Rowie berpesan agar tidak melihat pemuda hanya sebagai pelaksana kegiatan semata, melainkan sebagai mitra strategis yang harus dirangkul, dibimbing, dan diberi ruang gerak yang cukup.
“Jangan batasi ruang kreativitas para pemuda. Tugas pengurus senior di DPD adalah memfasilitasi, mengarahkan, dan mendoakan. Berikan mereka panggung untuk belajar dan membuktikan kapasitasnya,” ujar Ustadz Amun Rowie.
Sementara itu, pesan tajam juga disampaikannya khusus kepada para kader Pemuda Hidayatullah se-Jawa Timur. Ia mengingatkan agar momentum Rakerwil pada 31 Juli–2 Agustus di Jember nanti dijadikan ajang adu gagasan, konsolidasi barisan, dan penguatan niat.
“Kepada anak-anakku para pemuda, manfaatkan Rakerwil dengan sungguh-sungguh. Pemuda Hidayatullah harus punya spiritualitas yang kokoh, moralitas yang terjaga, dan profesionalitas yang tinggi. Jangan pernah manja dalam berjuang, sebab tantangan zaman ke depan jauh lebih kompleks,” tuturnya berpesan.
Rakerwil Pemhida Jatim di Jember mendatang diharapkan melahirkan program-program kerja terukur yang sejalan dengan arah strategi dakwah Hidayatullah Jawa Timur secara keseluruhan
Editor: Aminudin
