Suara Syukur dari Balik Serambi Kemenag: Secercah Harapan Pendidikan untuk Putri Kami di Bulan Muharram

Suara Syukur dari Balik Serambi Kemenag: Secercah Harapan Pendidikan untuk Putri Kami di Bulan Muharram

KOTA MOJOKERTO (hidayatullahjatim.com) – Langkah kaki saya terasa begitu ringan namun penuh keharuan saat memasuki Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mojokerto pada Kamis (25/6). Sebagai salah satu orang tua wali yang mendampingi anak-anak yatim, hari itu menjadi momen yang tidak akan pernah saya lupakan. Di tengah impitan ekonomi yang kian menghimpit untuk membiayai sekolah, sebuah rezeki hadir melalui kepedulian sesama di Pekan Muharram 1448 Hijriah.

Saya salah satu wali penerima beasisa tidak mampu membendung rasa haru saat melihat putri saya menjadi salah satu anak yang menerima bantuan santunan dan beasiswa pendidikan. Program luar biasa ini diinisiasi oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Kota Mojokerto yang berkolaborasi apik dengan Kemenag Kota Mojokerto serta Baitul Maal Hidayatullah (BMH).

Bagi kami, para orang tua tunggal yang berjuang membesarkan anak yatim, bantuan beasiswa dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah ini bukan sekadar bantuan materi. Ini adalah perpanjangan tangan Tuhan yang menyelamatkan masa depan dan keberlangsungan pendidikan anak-anak kami agar tidak terputus di tengah jalan.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh donatur yang telah membantu memberikan beasiswa pendidikan kepada anak kami. Bantuan ini sangat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ungkap saya dengan mata berkaca-kaca di hadapan para pengurus lembaga dan pejabat yang hadir.

Kami juga sangat menyerap pesan menyentuh dari Ketua DPD Hidayatullah Kota Mojokerto sekaligus Ketua Panitia, Ustadz Ahmad Fauzi, S.Pd. Beliau mengingatkan kami semua bahwa anak-anak kami begitu mulia di mata Islam.

“Salah satu wujud kecintaan dan kedekatan kepada Rasulullah ﷺ adalah memiliki kepedulian terhadap anak yatim. Rasulullah ﷺ sangat memperhatikan mereka, menyayangi, membimbing, dan menganjurkan umatnya untuk memuliakan serta memenuhi kebutuhan mereka. Bahkan beliau mengabarkan bahwa orang yang mengasuh dan memperhatikan anak yatim akan mendapatkan kedudukan yang dekat dengan beliau di surga,” tutur Ustadz Ahmad Fauzi yang seketika menyejukkan hati kami yang kerap dirundung cemas akan masa depan anak-anak.

Melalui momentum Muharram ini, doa terbesar kami sebagai orang tua adalah agar sinergi antara lembaga dakwah, pemerintah, dan para dermawan terus terjalin erat. Kebaikan yang kami terima hari ini telah menyalakan kembali api semangat di dada anak-anak kami untuk terus belajar, bersekolah, dan berani bermimpi setinggi langit.

Editor: Aminudin

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *