SURABAYA (hidayatullahjatim.com) – Komitmen tinggi terhadap integrasi dunia pendidikan formal dengan gerakan sosial keagamaan kembali dibuktikan oleh tokoh ulama sekaligus penggerak sosial Jawa Timur. Ketua Pengurus Yayasan Ma’had Tahfiz Darul Hijrah, K.H. Ihya’ Ulumuddin, S.Sos.I., resmi menyandang gelar Magister Pendidikan (M.Pd.) dari Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya).
Istimewanya, capaian akademik pada Bidang Studi Pendidikan Islam dan Peradaban tersebut diraih dengan predikat tertinggi, yakni Cumlaude. Prosesi wisuda yang berlangsung khidmat tersebut tidak hanya menjadi momentum pembuktian intelektual, tetapi juga menjadi energi baru bagi pengembangan tata kelola Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di wilayah Jawa Timur.
Sebagai figur utama di balik LKSA percontohan Darul Hijrah (DH), K.H. Ihya’ Ulumuddin dikenal konsisten dalam mengupayakan transformasi panti asuhan tradisional menuju lembaga profesional berbasis kemandirian. Gelar magister yang diraihnya dinilai memperkokoh landasan ilmiah dalam memimpin gerakan dakwah, filantropi, dan pengelolaan zakat secara modern.
“Semoga gelar akademik ini menjadi wasilah untuk semakin menguatkan kiprah dan dedikasi nyata dalam mengabdi di lembaga filantropi serta gerakan zakat di Jawa Timur,” ujar K.H. Ihya’ Ulumuddin setelah prosesi kelulusan. Di bawah kepemimpinannya, Yayasan Ma’had Tahfiz Darul Hijrah sukses menyinergikan program penghafalan Al-Qur’an dengan jaminan kesejahteraan sosial dan pendidikan formal yang berkualitas bagi anak-anak asuh.
Keberhasilan ini memantik apresiasi luas dari berbagai elemen strategis. Salah satunya datang dari Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Timur. Ketua Departemen Sosial DPW Hidayatullah Jatim, Ustadz Imam Muslim, menyampaikan rasa bangga sekaligus apresiasi yang mendalam atas dedikasi tanpa batas yang ditunjukkan oleh K.H. Ihya’ Ulumuddin.
“Kami dari jajaran DPW Hidayatullah Jawa Timur mengucapkan selamat dan sukses atas diraihnya gelar Magister Pendidikan dengan predikat Cumlaude oleh K.H. Ihya’ Ulumuddin. Ini adalah teladan nyata bagi seluruh kader,” tutur Ustadz Imam Muslim.
Ustadz Imam Muslim menambahkan, keberhasilan K.H. Ihya’ Ulumuddin menuntaskan studi pascasarjana di tengah kesibukan mengasuh pesantren dan menggerakkan LKSA percontohan merupakan bukti bahwa semangat belajar dan berjuang tidak boleh runtuh oleh usia maupun kesibukan operasional.
“LKSA Darul Hijrah selama ini telah menjadi role model atau percontohan tata kelola lembaga kesejahteraan yang mandiri dan beradab di Jawa Timur. Dengan bekal keilmuan baru di bidang Pendidikan Islam dan Peradaban ini, kami optimis kiprah beliau akan semakin membawa dampak transformatif bagi ekosistem filantropi dan penguatan zakat,” tegas Ustadz Imam Muslim.
Ke depan, LKSA Darul Hijrah diproyeksikan untuk terus memperluas jaringan kemitraan multisektor guna mengentaskan kemiskinan berbasis pendidikan dan pengasuhan anak yang komprehensif.
Editor: Aminudin

