SURABAYA (hidayatullahjatim.com) โ Penguatan spiritualitas dan penyatuan pemikiran menjadi agenda krusial dalam mencetak kader muda yang tangguh. Hal ini diwujudkan melalui Halaqoh Manhaj yang digelar secara rutin oleh DPD Hidayatullah Surabaya di Darul Arqam, Jawa Timur.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa malam (28/4) ini diikuti oleh 18 mahasiswa STAIL semester 4. Di bawah bimbingan Ustadz Adib Nursyahid, para kader muda ini mendalami pembinaan akidah, ibadah, serta pembentukan karakter islami yang berlandaskan Sistematika Wahyu (SW).
Zaenal Muttaqin, perwakilan dari DPD Hidayatullah Surabaya, menjelaskan bahwa halaqah ini bukan sekadar pertemuan rutin. “Ini adalah sarana untuk mempererat ukhuwah dalam bingkai Sistematika Wahyu, yang menjadi metode tuntas dalam membangun individu maupun komunitas,” ujarnya.
Metode SW ini dimulai dari penguatan tauhid dan intelektual melalui surah Al-Alaq, pembentukan akhlak (Al-Qalam), kekuatan spiritual malam (Al-Muzzammil), seruan dakwah (Al-Muddatstsir), hingga terbentuknya sistem kehidupan yang utuh melalui Al-Fatihah. Melalui implementasi SW yang disiplin, diharapkan lahir peradaban Islam yang dimulai dari lingkup terkecil.
Warman, salah satu mahasiswa peserta, menekankan pentingnya konsistensi dalam sistem ini. “Kemenangan dakwah salah satunya ditopang oleh keberhasilan halaqah dalam memproduksi dai-dai yang tangguh. Kami berharap kegiatan ini terus istiqamah,” tuturnya.

Langkah ini mendapat apresiasi positif dari jajaran wilayah. Ketua Departemen Perkaderan DPW Hidayatullah Jawa Timur, Abdullah Ridho, memberikan apresiasinya atas konsistensi pelaksanaan halaqah di tingkat daerah. Menurutnya, wadah seperti ini sangat penting untuk menjaga militansi dan kesamaan pemikiran (fikrah) sebagaimana yang dicita-citakan oleh pendiri Hidayatullah, Ustaz Abdullah Said.
Dengan adanya bimbingan intensif ini, para mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kualitas diri, baik dari aspek keilmuan maupun pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, serta mampu menginternalisasi nilai wahyu dalam perilaku nyata.
Reporter: Abdul Aziz
Editor: Aminudin

