BANYUWANGI – Semangat regenerasi dan penguatan kapasitas intelektual menjadi ruh utama dalam acara Silaturahim Kader Hidayatullah se-Rayon Tapal Kuda yang digelar di Banyuwangi, Minggu (19/4). Sebanyak 350 kader dari berbagai daerah mulai dari Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Lumajang, Jember, hingga Probolinggo memadati lokasi acara dengan khidmat.
Dalam sambutannya, Ketua Rayon Tapal Kuda, Ustadz Mustaji, menekankan pentingnya akselerasi kualitas sumber daya manusia (SDM) di internal organisasi. Ia mendorong para kader muda untuk tidak cepat puas dengan ilmu yang dimiliki saat ini.
“Sudah saatnya kita fokus membangun keilmuan. Kader-kader muda harus mencari ilmu sebanyak-banyaknya. Jika memungkinkan, kejarlah hingga ke Mekah dan Madinah,” tegas Ustadz Mustaji di hadapan ratusan kader.
Ia menambahkan bahwa investasi pendidikan ini bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk pengabdian jangka panjang. “Setelah menyerap ilmu dari sumbernya, kembalilah ke tanah air untuk membesarkan lembaga ini dan memberi manfaat lebih luas bagi umat,” imbuhnya.
Apresiasi dari Wilayah
Ghirah para kader di wilayah ujung timur Jawa Timur ini mendapat apresiasi khusus dari Ketua Departemen Perkaderan DPW Hidayatullah Jatim, Abdullah Ridho, menyatakan bahwa konsolidasi di Rayon Tapal Kuda merupakan salah satu yang paling progresif.
“Kami sangat mengapresiasi semangat kolektif ini. Transformasi lembaga hanya bisa terjadi jika kadernya memiliki basis keilmuan yang kuat. Apa yang diinisiasi di Banyuwangi hari ini adalah fondasi masa depan organisasi,” ujar Abdullah Ridho.
Tuan Rumah Siap Bersinergi
Selaku tuan rumah, Pengurus Daerah (PD) Hidayatullah Banyuwangi mengaku bersyukur atas suksesnya acara ini. Agus Feriyanto, mewakili jajaran pengurus DPD Hidayatullah Banyuwangi, menyebutkan bahwa pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah sekaligus sinkronisasi program kerja antar-daerah.
“Kehadiran 350 kader ini menunjukkan bahwa jejaring Hidayatullah di wilayah Tapal Kuda sangat solid. Kami di Banyuwangi siap menjadi motor penggerak dalam mewujudkan pesan ustadz Mustaji, terutama dalam memfasilitasi kader-kader muda untuk terus berkembang,” pungkas Agus.
Acara yang berlangsung hangat ini ditutup dengan doa bersama dan sesi diskusi kelompok untuk memetakan potensi kader di masing-masing titik daerah Tapal Kuda.
Reporter: Ach. Syarif Syafiqi
Editor: Aminudin

